Google+ Followers

Minggu, 21 Januari 2018

Ulang Tahun ke-120 Sergei Eisenstein di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2018/sergei-eisensteins-120th-birthday-5380775741489152-law.gif

Google Doodle hari ini tanggal 22 Januari 2018 menampilkan sosok seseorang yang berada di tengah-tengah guntingan film hitam putih. Masing-masing frame dalam untaian film yang membentuk nama “Google" tersebut memiliki sebuah animasi singkat.

Sang sosok tersebut adalah Sergei Eisenstein. Lahir tepat 120 tahun lalu pada 22 Januari 1898 di Uni Soviet, Eisenstein adalah sutradara film yang aktif di dekade-dekade awal abad ke -20. Film-film yang disutradarai oleh Eisenstein antara lain Batleship Potemkin, Strike, dan The General Line.

Di dunia sinema, Eisenstein dikenal sebagai pelopor teknik montase, di mana serangkaian shot berdurasi pendek disusun membentuk sebuah sekuens utuh untuk memadatkan ruang, waktu, dan informasi, sekaligus meneruskan kesan tertentu.

Salah satu contoh penerapan teknik montase oleh Eisenstein yang terkenal adalah adegan Odessa Step di film bisu Battleship Potemkin, seperti bisa dilihat di bawah.

Dalam adegan yang dibuat untuk keperluan propaganda itu, tentara Tsaris Rusia digambarkan membantai sekelompok pemrotes yang sebagian terdiri dari wanita dan anak-anak.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/26/Sergei_Eisenstein_03.jpg
(sumber gambar : wikipedia)
Potongan-potongan shot para tentara yang menyerbu digabungkan dengan para pemotes yang berusaha kebur dengan menuruni tangga sehingga penonton merasakan kesan terdesak dari pemrotes.

Ditambah dengan jukstaposisi seperti seorang ibu memangku anaknya yang cedera dihadapkan dengan para tentara yang memegang bayonet, penonton mendapat kesan bahwa tentara Tsaris berlaku kejam, sesuai dengan fungsi film sebagai sarana propaganda Soviet ketika itu.

“Film-filmnya (Eisenstein) juga revolusioner dalam hal lain, yakni dia kerap menggambarkan perjuangan para pekerja melawan kelas penguasa,” sebut Google dalam keterangan di laman doodle.

Meski demikian, adegan Odessa Step Adegan di film Battleship Potemkin ini tetap terkenal, lalu mendunia dan mempengaruhi para pembuat film lain sehingga mulai melakukan editing dengan gaya montase seperti Eisenstein.

Film-film yang terinspirasi oleh teknik ini antara lain The Godfather, Requiem for a Dream, dan The Untouchables. Eisenstein tutup usia pada 11 Februari 1948 di Moskow, Rusia.


Penulis  Oik Yusuf
Editor    Reza Wahyudi
Sumber : http://tekno.kompas.com

Senin, 15 Januari 2018

Ulang Tahun ke-94 Katy Jurado di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2018/katy-jurados-94th-birthday-5562889569042432-l.png

Seperti biasa, Google selalu menampilkan peringatan peristiwa penting atau seseorang dalam laman pencariannya. Dikenal dengan nama Google Doodle, tampilan awal pencarian ini selalu berhasil menarik perhatian para pengguna internet.

Kali ini, Google menampilkan sosok Katy Jurado dalam laman pencariannya. Dikutip dari Google, Selasa 16 Januari 2018, hari ini merupakan peringatan ulang tahun ke-94 dari aktris kelahiran Meksiko tersebut.

Lantas, siapakah Katy Jurado yang tampil di Google Doodle hari ini? Katy dikenal sebagai aktris yang berhasil menuai kesuksesan di industri film Amerika Serikat dan Meksiko sekitar tahun 1940-an.

Jurado kerap memainkan karakter wanita kuat atau dikenal sebagai 'femme fatale'. Ia berhasil mencuri perhatian ketika bermain dalam masa keemasan film Meksiko, termasuk La vida inútil de Pito Pérez yang menuai kesuksesan.

Meski ketika awal karirnya, ia sempat ditentang oleh keluarga, wanita yang memiliki nama asli Maria Cristina Jurado Garcia ini ternyata memilih untuk menandatangi kontrak secara diam-diam dan memulai karir.

http://www.nndb.com/people/579/000092303/katy-jurado-1-sized.jpg
(sumber gambar :  http://www.nndb.com)
Karir Hollywood pertamanya, dimulai di film Bullfighter and the Lady pada 1951. Ketika itu, karena tak fasih berbahasa Inggris, Katy mengucapkan dialog dengan menghafal bunyi dari kata-kata tersebut.

Terlepas dari pendekatan tak biasa itu, aksinya berhasil menarik perhatian seorang produser Hollywood kenamaan. Ia pun berhasil berperan dalam film bertema western klasik, yakni High Noon.

Katy memainkan karakter penting bernama Helen Ramirez dengan sangat apik. Karenanya, ia diganjar penghargaan untuk Aktris Pendukung Terbaik dalam ajang Golden Globe Awards.

Penghargaan lain yang juga diterimanya termasuk tiga Silver Ariel Awards dan beberapa nominasi untuk ajang Academy Awards. Hingga akhir hayatnya, ia sudah membintangi 71 film.

Di luar karirnya sebagai aktris, Katy juga dikenal sebagai wanita pemberani dan menarik bagi sekelilingnya. Aktor Marlon Brando dan novelis Louis L'Amour adalah beberapa orang yang dikenal dekat dengannya.

Menurut sejumlah pihak, aktingnya berhasil melampaui gambaran umum dari seorang wanita Meksiko pada masa itu. Bakatnya itu pula yang disebut mampu membuka pintu bagi aktris Meksiko untuk berakting di Hollywood hingga saat ini.

Menjelang akhir hayatnya, ia diketahui sempat mengidap penyakit jantung dan paru-paru. Ia meninggal karena gagal ginjal dan penyakit paru-paru pada tanggal 5 Juli 2002 di usia 78.

Sama seperti aktris kenamaan lain, nama Katy Jurado juga terpampang di Hollywood Walk of Fame Hollywood Boulevard 7065. Ia dianggap telah berkontribusi dalam industri film Amerika Serikat.

Sumber : http://tekno.liputan6.com

Jumat, 12 Januari 2018

Ulang Tahun ke-112 Zhou Youguang di Logo Google

 https://www.google.co.id/logos/doodles/2018/zhou-youguangs-112th-birthday-5826412689752064-law.gif

Google hari ini, Sabtu 13 Januari 2018, kamu bakal melihat animasi sosok pria berkacamata didampingi dengan beberapa buku dan aksara Mandarin.

Jika kursor diletakkan di atas doodle tersebut, muncul tulisan yang memperingati hari ulang tahun Zhou Youguang ke-112. Siapa dia?

Dikutip dari laman Wikipedia, Zhou Youguang, adalah seorang ekonom, bankir, ahli linguistik, sinologi, penerbit, dan supercentenarian Tiongkok, yang dikenal sebagai "Bapak Pinyin".

Pinyin merupakan sebuah sistem romanisasi bahasa Mandarin yang resmi dipergunakan oleh pemerintah Tiongkok sejak 1958, Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) (1982), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (1986).

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f9/Zhouyouguang2012_%28portrait_crop%29.JPG/220px-Zhouyouguang2012_%28portrait_crop%29.JPG
(sumber gambar : wikipedia)
Lahir di Changzhou pada 1906, Zhou sudah menunjukkan minatnya pada linguistik. Ia pun berhasil lulus dari sekolah menengah dengan prestasi yang luar biasa.

Meski cerdas, Zhou harus menghadapi kenyataan dirinya tak akan mampu meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi di Universitas St Johns di Shanghai karena tidak memiliki uang.

Beruntung, keluarga dan teman-temannya mampu membantu dengan mengumpulkan sejumlah uang untuk Zhou. Di sekolah, dia mengambil jurusan ekonomi dan mengikuti kursus linguistik.

Usai ikut berjuang selama Perang Dunia ke-2, Zhou memutuskan untuk tinggal di kota New York dan London, dimana ia bekerja di sebuah bank Tiongkok.

Baru pada 1955, Zhou mulai serius mengerjakan romanisasi bahasa Mandarin. Saat itu, pemerintah menempatkan Zhou sebagai kepala komite bahasa Mandarin dalam rangka meningkatkan melek huruf.
Meski sempat menolak dengan mengatakan linguistik hanya sebatas hobi, Zhou akhirnya mengabadikan diri selama 3 tahun untuk 'mengodok' bahasa Mandarin hingga menjadi bahasa nasional dan berhasil menciptakan aksara yang sederhana.

Berkat Zhou jugalah, bahasa Mandarin kini menjadi lebih mudah dipahami. Tak hanya digunakan oleh anak-anak sebagai cara pengenalan aksara, Pinyin nyatanya juga digunakan untuk mengetik bahasa Mandarin di smartphone maupun perangkat komputer.

Tak hanya itu, Zhou juga sudah menulis lebih dari 40 judul buku. Ia juga menerjemahkan Encyclopedia Britannica ke dalam bahasa Mandarin yang mendapat julukan “Ensiklopedia Zhou”.

Diketahui, Zhou Youguang meninggal di rumahnya di Beijing pada 14 Januari 2017. Tepat sehari setelah ulang tahunnya yang ke-111.
    

Sumber : tekno.liputan6.com

Senin, 08 Januari 2018

Peringatan Puspa Langka Rafflesia Arnoldii ke-25 di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2018/25th-anniversary-of-rafflesia-arnoldii-5911724094914560-law.gif

Google hari ini, Selasa 9 Januari 2018, menampilkan doodle berupa tiga bunga Rafflesia arnoldii berwarna merah dengan berbagai ukuran. Doodle bunga Rafflesia arnoldii bergerak dan lalu mengeluarkan efek gas.

Ketika doodle diklik akan membawa ke situs hasil pencarian tentang bunga bangkai dengan kata kunci teratas Rafflesia arnoldii. Lalu, mengapa Google menampilkan doodle bunga Rafflesia arnoldii di laman utama mereka?

Dikutip dari laman Google, ternyata hari ini merupakan tahun ke-25 ditetapkannya bunga Rafflesia arnoldii sebagai bunga nasional Indonesia. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional yang ditandatangani Presiden Soeharto. 

Sesuai Keppres tersebut, ada tiga jenis bunga dinyatakan sebagai Bunga Nasional, yakni melati (Jasminum sambac) sebagai puspa bangsa, anggrek bulan (Palaonopsis amabilis) sebagai puspa pesona, dan padama raksasa atau Rafflesia arnoldii sebagai puspa langka.

https://worldoffloweringplants.com/wp-content/uploads/2017/04/Rafflesia-arnoldii-Corpse-Flower2.jpg 
(sumber gambar : worldoffloweringplants.com)
Rafflesia arnoldii merupakan salah satu puspa langka berukuran besar dengan ukuran diameter sekitar 1 meter. Hal itu menyebabkan Rafflesia arnoldii disebut sebagai padma raksasa.

Bunga Rafflesia arnoldii tumbuh merambat dan tak berdaun sehingga tak mampu melakukan fotosintesis seperti bunga lainnya. Rafflesia arnoldii disebut bunga bangkai lantaran bunganya berbau seperti daging membusuk.

Kelopak bunganya yang merah montok dan dihiasi bintik-bintik putih hanya muncul dari Tetrastigma, tanaman mirip pohon anggur yang menjadi inangnya, saat siap bereproduksi. Di tempat terbuka, Rafflesia arnoldii bisa tumbuh dengan diameter 1 meter dan mekar beberapa hari.

Bunga Rafflesia arnoldii banyak ditemukan di Provinsi Bengkulu dan menjadi daya tarik wisata di Bengkulu.


Editor : Wahyu Adityo Prodjo
Sumber : http://travel.kompas.com

Rabu, 27 Desember 2017

Ulang Tahun ke-116 Marlene Dietrich di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/marlene-dietrichs-116th-birthday-5835864671256576-l.png

Pada Rabu 27 Desember 2017 Google Doodle menampilkan sesosok perempuan berambut pirang di tengah sorotan panggung dengan latar serba biru.

Dia adalah Marlene Dietrich, aktris film kelahiran Berlin, Jerman, 116 tahun lalu. Marlene Dietrich yang bernama lengkap Maria Magdalene Dietrich dikenal rajin tampil di layar lebar di jaman keemasan Hollywood.

Karir Marlene Dietrich melejit ke kancah internasional setelah membintangi film bersuara pertama di Jerman, Der Blaue Engel yang dirilis pada 1930.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2d/Marlene_Dietrich_in_No_Highway_%281951%29_%28Cropped%29.png
(sumber gambar : Wikipedia)
Dia kemudian pergi ke Amerika Serikat dan berperan dalam sejumlah film terkenal, termasuk Morocco, Shanghai Express, serta The Devil is a Woman.

Dalam Morocco, Marlene Dietrich seolah menantang citra feminisme ketika itu, dengan mengenakan tuxedo dan top hat sebagai kostumnya saat berperan sebagai penyanyi kabaret.

Penampilannya dalam Morocco inilah yang digunakan oleh seniman Google, Sasha Steinberg, sebagai desain Google Doodle, menurut keterangan di laman Google, sebagaimana dirangkum KompasTekno.

Saat Perang Dunia II bergejolak, Marlene Dietrich yang pada 1939 mejadi warga negara Amerika Serikat menentang Nazisme dan menolak tawaran main film dari rezim pimpinan Adolf Hitler tersebut.

Dia lantas terlibat dalam upaya propaganda anti-Nazi. Fiilm-filmnya dilarang beredar di Jerman.

Marlene Dietrich tutup usia pada 6 Mei 1992 di sebuah flat di Paris, Perancis, pada usia 90 tahun.

Pemakamannya dihadiri oleh sekitar 1.500 orang, termasuk duta besar Jerman, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara lain.


Penulis  Oik Yusuf
Editor  Reska K. Nistanto
Sumber : http://tekno.kompas.com

Senin, 11 Desember 2017

Ulang Tahun ke-135 Tahun Max Born di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/max-borns-135th-birthday-6605540930093056.2-l.png

Google Doodle hari ini tanggal 11 Desember 2017 merayakan ulang tahun ke-135 dari Max Born yang lahir di Breslau, Jerman (sekarang bagian negara Polandia) pada 11 Desember 1882.

Max Born adalah tokoh fisikawan dan matematikawan yang banyak berkontribusi dalam bidang mekanika kuantum, cabang ilmu fisika yang mempelajari benda-benda berukuran sangat kecil, dalam skala atom dan partikel sub-atomik.

Di dunia internasional, Max Born dikenal sebagai penemu Born Rule, sebuah teori yang menggunakan probabilitas matematika untuk memprediksi lokasi partikel-partikel gelombang dalam sebuah sistem kuantum.

http://www.nndb.com/people/507/000071294/born3-sized.jpg
(sumber gambar:http://www.nndb.com)
Born Rule menjadi bagian penting dari upaya mempelajari dan penerapan mekanika kuantum yang banyak melahirkan berbagai penemuan canggih di dunia modern, termasuk komputer pribadi, laser, dan medical imaging devices (MRI).

Dengan otak cerdasnya, Max Born meraih gelar Ph.D. di Gottingen University, di mana dia kemudian menjadi profesor fisika dan mengajar sejumlah ilmuwan terkenal di masa itu.

Tahun 1933, dengan naiknya Partai Nazi ke puncak kekuasaan, Max Born yang keturunan Yahudi terpaksa mengungsi ke Inggirs. Di sana dia bekerja di St. John’s College dan meneruskan riset fisika.

Sehari sebelum Perang Dunia II pecah di Eropa, pada 31 Agustus 1939, Max Born menjadi warga negara Inggris. Dia dianugerahi hadiah Nobel di bidang Fisika pada 1954 atas kontribusinya di bidang mekanika kuantum.

Max Born tinggal di Edinburgh, Inggris, hingga pensiun pada 1952. Dia kemudian pindah ke Jerman Barat dan tutup usia di negara tersebut pada 7 Januari 1970, pada umur 87 tahun.



Penulis Oik Yusuf
Editor Reska K. Nistanto
Sumber : http://tekno.kompas.com

Rabu, 22 November 2017

Kimchi Day di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/celebrating-kimchi-5632225063206912.2-l.png

Apa itu Kimchi? Pertanyaan itu bakal muncul ketika kita pertama kali membuka halaman utama Google hari ini 22 November 2017. Pasalnya, Google doodle menampilkan bentuk kartun kimchi, masakan tradisional asal Korea Selatan bertepatan dengan Kimchi Day, alias hari perayaan untuk Kimchi.

Google doodle hari ini cukup unik karena menampilkan elemen yang membentuk huruf G-O-O-G-L-E dalam serangkaian jenis sayuran dan bumbu. Kuncinya ada di sebuah mangkuk yang menjadi pengganti huruf O kedua, yaitu masakan kimchi, jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.

Google memilih hari ini sebagai hari khusus untuk kimchi, karena dalam tradisi Korea Selatan, jika ada orang yang mulai menggarami Kimchi pada hari ini, maka Kimchi buatannya bakal punya cita rasa yang luar biasa.

https://cdn3.i-scmp.com/sites/default/files/styles/980x551/public/2015/04/21/food_53616c7465645f5f227c842cecb47f23.jpg?itok=AT-rORhx
(sumber gambar: https://cdn3.i-scmp.com)
Kimchi sendiri, meskipun asalnya bukan dari Indonesia, tampaknya cocok untuk lidah kita yang menyukai masakan dengan rasa pedas, asam, dan manis. Anda yang penasaran dengan masakan ini tidak perlu pusing. Belakangan, kemasan kimchi siap saji sudah beredar di berbagai wilayah di tanah air.

Selain itu, kita yang penasaran ingin mencicipi kimchi, dengan ramuan tangan sendiri, juga bisa melakukannya. Bahan-bahan untuk membuat kimchi tersedia di sekitar kita, yaitu sawi putih, lobak, kol dan mentimun. Cukup mudah untuk membuat kimchi, karena dengan modal pencarian Google, ada berbagai situs yang menyediakan cara membuat kimchi secara lengkap.

Dikutip dari Wikipedia, asal mula kimchi dapat dicek jejaknya paling tidak di periode awal zaman Tiga Kerajaan di China (37 SM sampai 7 Masehi). Ketika itu, masakan yang difermentasikan sudah banyak beredar.

Dalam catatan dari China pada 289 M terungkap pula bahwa “Orang-orang Goguryeo (mengacu pada orang Korea) terampil membuat makanan fermentasi seperti anggur, pasta kedelai dan ikan asin yang difermentasi.”

Saat ini terdapat lebih dari 180 variasi kimch, beberapa di antaranya yang cukup dikenal adalah adalah baechu-kimchi,  bossam-kimchi, baek-kimchi, dongchimi, nabak kimchi, dan kimchi bokembab.


Sumber : Sidomi